Rabu, 09 Agustus 2017

PAHLAWAN MENGHADAPI ANCAMAN DISINTEGRASI

          Begitu banyak pahlawan Indonesia yang dahulu berjuang untuk sebuah kemerdekaan Indonesia dari penjajahan, mereka berjuang bukan saat untuk mencapai kemerdekaan saja namun setelah Indonesia merdekapun masih banyak pahlawan yang berjuang menghadapi berbagai permasalahan yang muncul setelah Indonesia merdeka.Mungkin yang kita kenal selama ini hanya pahlawan reformasi dan revolusi yang ikut peran serta dalam perang dan perjuangan kemerdekaan namun masih banyak pahlawan lain yang berjuang setelah Indonesia merdeka. Pahlawan yang berjuang setelah Indonesia merdeka dan bentuk perjuangannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Frans Kaisiepo
         -Mempopulerkan lagu Indonesia Raya di Papua saat menjelang Indonesia merdeka.
         -Menolak pembentukan Negara Indonesia Timur & mengusulkan Papuamasuk ke karesidenan
          Sulawesi Utara
         -Ia berjuang agar Papua masuk ke Indonesia.
         -Berperan pembentukan PIM (Partai Indonesia Merdeka)
         -Berupaya agar Pepera dimenangkan oleh masyarakat yang ingin Papua bergabung ke Indonesia.
2. Marthen Indey
         -Menyusun kekuatan gerilya dalam rangka operasi trikora.
         -Memperjuangkan Papua masuk ke indonesia lewat organisasi PBB/
         -Bermimpi sebuah aksi protes yang didukung delegasi 12 kepala sekutu terhadap Belanda yang ingin memisahkan Papua dari indonesia
3. Silas Papare
         -Membentuk KIM
         -Mendirikan partai kemerdekaan-mewakili Irian Barat sebagai anggota delegasi RI dalam perundingan
          New York antara Indonesia-Belanda untuk mengembalikan Papua ke Indonesia.
4. Hamengkubuwono IX
          -Rela Yogyakarta menjadi bagian Indonesia.
          -Menolak tawaran Bwlanda yang akan menjadikannya Raja seluruh Jawa setelah agresi militer Belanda II.
         -Memberikan banyak fasilitas bagi pemerintash RI yang baru terbentuk untuk menjalankan roda pemerintahan.
         -Berani menghadapi ancaman Belanda.
5. Ismail Marzuki
         -Berjuang dengan seni yaitu dengan cara menjauhkan lagu Barat dan menciptakan lagu sendiri.
         -Keluar dari orkes radio karena tidak mau bekerjasama dengan Belanda.
6. Sultan Syarif Kasim II
         -Mendukung serta menyerahkan harta senilai 13 juta gulden untuk membantu perjuangan RI.
         -Mementuk komite Nasional Indonesia, Tentara Keamanan Rakyat & Barisan Pemuda Republik.
         -Menolak sebagai "sultan boneka" Belanda dan tetap bergabung pemerintah RI
         -Saat revolusi kemerdekaan pecah, sultan aktif mensuplai makanan untuk laskar dan menyerahkan 
          kembali 30 harta kekayaannya kepada presiden.
7. Opu Daeng Risoju
         -Pelopor gerakan partai serkat islam yang menentang Belanda,
         -Mengorbankan dirinya unuk rakyatnya agar keluar dari cengkraman penjajahan.(meninggalkan gelat  bangsawannya, dijebluskan penjara 3 bulan oleh Belanda dan harus bercerai dengan suaminya yang tidak bisa menerima aktivitasna.)


#sejarah_pahlawandisintegrasi
          

Rabu, 02 Agustus 2017

Ancaman Disintegrasi Pasca Proklamasi 

     *Ancaman terhadap ideologi
  1. PKI Madiun. Gerakan ini terjadi karena PKI memiliki cita-cita ingin menjadikan Indonesia sebagai negara komunis dan bertujuan agar ideologi Indonesia berubah menjadi ideologi komunisme.
  2. DI/TII. Gerakan ini diawali dari Kartosuwiryo yang melakukan pemberontakan untuk mendirikan negara islam .
  3. G30S/PKI. Gerakan ini PKI berusaha mendesak untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih besar agar bisa memperluas kekuasaan komunisme. 

      *Ancaman terhadap kepentingan 
  1. APRA. Gerakan APRA ini dilakukan karena mereka tidak setuju dengan APRIS di Jawa Barat yan saat itu masih berbentuk negara bagian Pasundan. Dan mereka menginginkan agar keberadaan negara Pasundan dipertahankan sekaligus menjadikan mereka sebagai tentara negara federal di Jawa Barat.
  2. Peristiwa Andi Aziz. Peristiwa ini bisa terjadi diawali dari tuntutan Andi Aziz dan pasukannya yang berasal dari KNIL terhadap pemerintah Indonesia agar hanya mereka yang dijadikan pasukan APRIS di negara Indonesia Timur.
  3. RMS. Pemberontakan ini karena mereka ingin terlepas dari Indonesia dan membuat negara sendiri. Karena mereka memiliki tujuan untuk memisahkan diri dari Indonesia dan menggatinya dengan negara sendiri.
      *Ancaman terhadap pemerintahan 
  1. PERMESTA. Gerakan PERMESTA ini dikarenakan kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatra Barat dan Sulawesi dan mereka bertujuan untuk menentang Kepala staf Angkatan Darat untuk mencapai keadilan.
  2. BFO. Gerakan ini dipicu oleh persaingan yang timbul antara golongan federalis dengan golongan unitaris. persaingan itu karena golongan federalis mempertahankan bentuk negra federal sedangkan golongan unitaris tetap ingin menjadikan Indonesia negara kesatuan. 

Organisasi Yang Mengancam Disintegrasi

1.     Ancaman Ideologi
- Pasca proklamasi terdiri dari: PKI, DI/TII, G30S/PKI
-Masa kini terdiri dari: ISIS, HTI, GAFATAR
2.      Ancaman Kepentingan
- Pasca proklamasi terdiri dari: RMS, APRA
-  Masa kini terdiri dari: OPM
3.      Ancaman Pemerintah
-Pasca proklamasi terdiri dari: RIS, PERMESTA
-Masa kini terdiri dari: Gerakan 212

⇒ Kesimpulan dan saran: 
Kita seharusnya menghormati jasa para pendahulu yang berjuang membuat ideologi pancasila dengan memupuk jiwa patriotis bukan bermimpi untuk membuat ideologi baru. 
Sebagai generasi muda kita harus memahami serta berusaha dalam pengalaman pancasila, memahami resiko yang ditimbulkan dari sebuah tindakan disintegrasi terhadap bangsa.
Selalu menggalang rasa solidaritas antar sesama, yang paling penting kita bisa menjadi umat beragama yang baik dan benar dalam berbangsa.

#SEJARAH_ANCAMANDISINTEGRASI

kebijakan pembangunan pada masa orde baru

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PADA MASA ORDE BARU            Orde baru merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk memisahkan antara kekua...